Home > Inspirasi > Untuk Karismaku

Untuk Karismaku

September 27th, 2008

Tanpa terasa, lama juga saya tidak menyempatkan diri untuk kembali ke Karisma. Begitu banyak agenda yang bertubrukan membuat saya harus fokus ke tempat berbeda saat Karisma mengadakan agenda. Rasanya memang berat, namun apa boleh buat, agenda kaderisasi Karisma harus terus berjalan ada atau tanpa saya. Karisma adalah organisasi yang berbasis komunalitas (kebersamaan), sehingga setiap kader punya posisi yang sama pentingnya. Posisi di struktur memang penting, akan tetapi lebih penting lagi kontribusi kita buat Karisma itu sendiri.

Meski tak dapat bersua. Perkenankan kali ini saya memberi semangat buat kawan-kawan, lewat tulisan tentunya. Saya hanya berharap semoga kawan-kawan berkenan dengan tulisan saya ini.

Pertama, tegakkan tekad bahwa Karisma adalah lahan dakwah kita. Mari mengingat Ali Imron:104. “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. merekalah orang-orang yang beruntung.”

Bahwa suatu saat nanti memang akan ada segolongan orang yang bahu-membahu menegakkan Islam. Mereka (mungkin) berbeda dengan laiinya, atau malah dianggap aneh. Tapi, Insya Allah mereka-lah orang-orang yang beruntung di sisi Alllah. Semoga itu adalah kita kawan-kawan….

Kedua, mengingat kembali surat Al Mukminun: 53 dimana “Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada di sisi mereka.

Mungkin masalah perbedaan ini yang membuat kaum muslim tak dapat maju melawan barat. Alangkah baiknya, mari kita bersatu di bawah naungan Islam via Karisma. Mari kita lepaskan identitas gerakan kita, atau gerakan kita di sini. Insya Allah andai ada fanatisme, tujukanlah fanatisme itu utk Islam dan Karisma. Fanatisme tersebut bukanlah fanatisme yang buruk, karena fanatisme yang proporsional demi menunjang cinta kita kepada Islam dan Karisma.

Segitu saja dari saya, semoga bermanfaat. Allahu Akbar!

Ingat kawan! Jangan pernah merasa sendiri, karena Allah selalu bersama hamba-hambanya yang bersabar… (Al Baqarah: 249)

by admin

Inspirasi , ,

  1. October 7th, 2008 at 10:57 | #1

    Kalau begitu sama donk Min, gak bisa bersama-sama dengan orang yang benar tu emang terasa seperti tak ada kawan,nah kalau begitu caranya bagi yang merasa berada di tempat yang jauh dari karisma tetep harus punya sense of belonging kalau kita punya karisma,jadi insya Allah jalan menyeru kepada kebaikan itu terus selalu ada di pikiran kita, tapi perlu diingat bahwa ternyata tidak semua yang lepas dari karisma itu melepaskan idealismenya sebagai pemuda islam yang punya misi tersebut,buktinya mas zulfi, mas afeb,mbak wiga,dll.jadi tetep merasa memiliki dan melekukan hal bermanfaat di lain tempat

  1. No trackbacks yet.