Home > Opini > Mengapa Membaca?

Mengapa Membaca?

Bacalah dengan nama Rabb-mu yang menciptakan.

(Al ‘Alaq:1)

Ayat di atas adalah ayat pertama dari Al Qur’an. Tentu Allah memiliki alasan untuk menurunkan ayat pertamanya dengan perintah Membaca. Mengapa tidak menurunkan hal-hal yang lebih penting lainnya, semisal: perintah mengesakan Allah, perintah memerangi orang kafir, atau berbagai ayat lainnya tentang Aqidah dan Fiqh yang jelas amat penting.

Beberapa ulama dan penyair menyebutkan bahwa membaca adalah kunci pintu langit. Membaca menjadi kunci pintu tuk membuka rahasia-rahasia Allah yang amat begitubanyak. Kita mungkin bisa mencari ilmu dengan diskusi, bertanya pada ulama, dsb, namun kita tak akan dapat menafikan bahwa kesemuanya akan berujung pada membaca sebagai awal pembelajaran.

Dalam Perang Badar pun, Rasululllah memilih untuk melepaskan beberapa tawanan perang dengan syarat yang agak janggal. Apa itu? Rasulullah mensyaratkan tiap tawanan untuk mengajari 10 orang kaum muslim membaca dan menulis. Itulah Rasulullah yang amat visioner dengan menempatkan membaca sebagai pangkal kemajuan peradaban.

Ada seorang ulama yang ditanya kenapa dia membaca. Dia menjawabnya dengan arif bahwa dia membaca karena dia tak ingin hanya mendalami satu kehidupan. Dengan membaca dia akan tahu bagaimana kehidupan orang lain dan kebenaranan-kebenaran lain yang bisa dia peroleh. Mungkin, ini mirip dengan apa yang dikatakan filsuf muslim, Al Kindi, bahwa kita tak akan mungkin memperoleh kebenaran itu sendirian. Sehingga, kita harus mengumpulkannya dari kehidupan-kehidupan milik orang lain. Tentu dengan membaca sebagai salah satu cara.

Kemunduran umat Islam saat ini pun bisa dikatakan karena menurunnya minat membaca. Ketika Perang Salib dulu, bagaimana dengan cerdiknya tidak hanya fisik umat Islam yang dibantai, namun juga pemikirannya dengan cara pembakaran perpustakaan muslim. Mungkin, efek tersebut menular hingga saat ini. Bahkan seorang pemuka Yahudi pun dengan lantangnya mengatakan bahwa dia tidak takut dengan umat Islam, karena umat Islam adalah umat yang tidak memiliki budaya membaca. Saya meyakini kata-kata itu, karena memang budaya baca internal umat Islam amat rendah. Ibaratnya, di kalangan mahasiswa yang notabene adalah agen intelektual saja rendah, apalagi di kalangan umat secara umum?

Kalau rata-rata orang Jepang dapat membaca 40 buku setahun, Orang Eropa 20 buku, Orang Amerika masih lebih dari 20 buku. Kenapa Orang Arab hanya 20 lembar? Terus Berapa jumlah lembar orang Indonesia? (sengaja tdk ditampilkan, agar tidak malu2in…)

To be continued…

Fastabiq BLOGGING !! TM

artikel dapat juga dibaca di blog admin

Opini ,

  1. khuurin ngiin
    May 23rd, 2008 at 16:27 | #1

    ass, orang indonesia 2 baris/tahun ya? hehe
    kurasa betul juga, tapi jangan salahkan kami juga (merasa sebagai orang indonesia) sebab rendahnya penghasilan, kurang menghargainya orang terhadap orang terpelajar, harga buku yang mahal, perpustakaan umum yang jarang, membuat orang tidak memiliki kecenderungan terhadap buku, pssst.. juga gaya hidup jika ada remaja yang memiliki minat baca yang tinggi itu kebanyakan terhadap komik2 japan,dan novel novel dengan setting struktur kebudayaan kafir,bukan terhadap buku2 fiqh, akhlak,nahwu shorof, atau buku2 tashawuf yang keren2, berani nggak kasih solusi….pinjamkan buku2 islami kamu kepada kami.insyaAllah akan kami kelola menjadi perpustakaan yang baik, jika sedikiiiiit saja tertarik email saya insyaAllah akan saya replay jzklh

  2. May 24th, 2008 at 06:01 | #2

    ada fakta yg belum saya sampaikan, karena ternyata di negara2 maju Kertas sebagai bahan baku buku itu disubsidi sehingga harga buku relatif murah…

    di indonesia? mana ada, kan semuanya dikomersilkan….

    pinjem buku? boleh…. mau pinjam yg apa? asal dijaga dg baik, dg senang hati akan dipinjamkan… he3

  3. khuurin ngiin
    May 24th, 2008 at 12:45 | #3

    ass, kami ada rencana untuk bikin semacem bookrent, sebagai solusi untuk tholabul ilmi (betul nggak yaa, tulisannya kayak gini) yahh, karena jujur aja pak buku buku bagus mahal harganya, terimakasih banget jika bapak bener2 mau pinjamkan buku2 bapak sama kami, ini masih rencana kasar pak, temen saya dari IC karisma yang punya ide brilian ini dan sedang berusaha kami wujudkan, tapi jujur saya tidak tau beliau bisa internet tidak ya.? hehe. sasaran utamanya mungkin menciptakan komunitas yang islami insya Allah itu akan membuat kecintaan kita pada agama lebih kental, dan membuat minat kita untuk mengetahui sesuatu yang kita cintai (Islam maksud saya) lebih dalam , akan menumbuhkan minat baca terhadap buku2 bermutu lebih banyak, insyaAllah, amiin.. dan kalau islam sudah dicintai,,,,jangan tanya pak jika bapak akan bertemu orang yang super santuuun,ramah,baik, tawadluk lan sanesipun, mungkin kita akan mengucapkan waalaikumussalam ratusan kali sehari….hehe jzkl wass

  4. May 26th, 2008 at 07:07 | #4

    Hmm…. sepertinya ide utk BOOKRENT itu sempat digulirkan kemarin waktu Syuro PU…

    Prinsipnya, kami sepakat, tapi tentu dengan berbagai catatan (semisal:kesiapan administrasi, agar tdk amburadul di suatu hari)

    Utk User Khuurin Ngiin… sebaiknya jangan dibicarakan terus menerus di sini. Terkesan ndak serius, kalau ingin lebih serius bisa lewat personal message ke email saya sk83r_z63@yahoo.com tulis aja subjectnya: BOOKRENT…

    Ditunggu…

  5. khuurin ngiin
    May 26th, 2008 at 11:00 | #5

    ok,jzklh, untuk user yang lain kami akan kabari, jika kami semua disini dah siap dengan konsep yang bagus. jzklhu khoirn jz

    Oke…

  6. khuurin ngiin
    May 27th, 2008 at 12:00 | #6

    saya dah email pak, alakadarnya


    afwan, diemail kemana ya? kok di email saya belum ada

  1. No trackbacks yet.